Biodata Dan Profil Nazar Sungkar

nazar

Biodata Dan Profil Nazar Sungkar

 

nazar
nazar

Biodata Nazar Sungkar

Nassar. Dia memulai karirnya sebagai pelari dalam kompetisi TPI Indonesia Dangut (MNCTV) pada tahun 2004. Setelah mengikuti banyak kompetisi sejak kecil, dia mendapatkan ketenaran melalui Kompetisi. (KDI) di Nassar. Dia juga mulai mencampurkan penyanyi Indonesia. Sebagai seorang anak, Nassar sangat senang dengan dunia bernyanyi. Pria yang lulus dari SMK Negiri 10 Bandung ini telah berada di tempat yang sama dan telah berpartisipasi dalam banyak kompetisi sejak kecil.

Pada tahun 2004, ketika dia berusia 16 tahun, Nassar mencoba peruntungannya dengan mengambil bagian dalam pertunjukan bakat dangdut, KDI (Kontes Dangdut Indonesia) yang diluncurkan di TPI, sekarang MNCTV. Memiliki suara dan wajah yang unik membuatnya menjadi pemenang dalam kompetisi. Dari waktu ke waktu, namanya dikenal oleh banyak orang dan memulai karir profesionalnya. Nassar dikenal karena ketenangan dan suasananya yang bersahabat. Dia juga biasanya memiliki gaun yang unik. Nassar memiliki sedikit bias dan banyak orang menilai apakah dia suka lagu dangdut, Alm A. Rafiq ketika dia masih remaja. Bahkan jika dia menginginkannya jika dia dikenal, dia bukan orang lain.

Setelah lompatan, Nassar mulai menerima lebih banyak undangan untuk tampil di acara televisi nasional. Dia memutuskan untuk melepaskan KDI nassar dan menamai Nassar sebagai nama panggungnya. Selain bernyanyi, penyanyi-penulis lagu Asmara Gejolak juga menjadi guru vokal untuk televisi, Dangdut Academy 2, Indosiar. Dia juga tampil sebagai pembicara tamu dengan Soimah dan Ivan Gunawan di Dangdut Academy 3. Nassar telah berpartisipasi dalam banyak acara TV lainnya, seperti Dangdut Academy Asia, D’Terong Show, dan lain lain.

NamaNassar Fahad  Ahmad Sungkar
Tempat KelahiranBandung
Waktu lahir05 – 01 – 1988
Nama aliasKing Nassar

 

Biografi Nazar Sungkar

Dia memulai karirnya dengan bergabung dengan TPI di Danish Dangdut Institute pada tahun 2004. Dirinya dekat dengan musdalifah meskipun status musdalifah saat itu adalah seorang janda. Tetapi Nassar mengklaim bahwa selama empat tahun, dia tidak memiliki kasih sayang untuk Muzdalifah. Baginya, mendiang keluarga H Nurman itu seperti miliknya. Tetapi Pak Nurman telah menyarankan Nassar untuk merawat istri dan putranya ketika dia meninggal. Maka, pada Desember 2011, Pak Nurman meninggal. Sejak itu, Nassar mulai menghargai Muzdalifa. Perasaannya tiba-tiba muncul. Tidak lama kemudian, mereka menikah.

Nassar segera diminta melanjutkan pernikahannya. Keluarga religius Muzdalifah khawatir kedekatan mereka bisa mengarah pada fitnah. Akhirnya, pernikahan mereka dirayakan tanpa perencanaan khusus pada 17 Mei 2012 di Masjid Agung Al-Azhom di Tangerang. Nassar mengatakan persetujuan itu diberikan dengan lancar dalam satu langkah. Dia juga menyumbangkan sejumlah berlian dan sejumlah alat doa untuk mas kawinnya.

Ketika resepsi mewah diadakan pada 27 Juni 2012 di Balai Samudera, selatan Jakarta. Mengenai isolasi usia dari istrinya yang berusia 10 tahun, Nassar mengakui dia tidak punya masalah. Dia sebenarnya bersyukur bahwa wanita yang lebih dominan dapat membuatnya lebih dewasa. Sementara itu, keempat anak istrinya cukup dekat dengan Nassar karena dia sebelumnya dianggap sebagai kakak laki-laki.

Menanggapi perkawinan masyarakat yang tidak stabil, Nassar mentolerirnya. Tetapi dia mengaku mencintai istrinya dengan tulus, bukan karena kekayaan istrinya. Kedua putra, yang lahir pada 15 November 2013, diberkati untuk menikah. Namun, sendok keluarga lainnya harus berakhir setelah Musdalifah mengajukan gugatan cerai pada 24 Juli 2015 di Kota Tangerang. ] Setelah itu, pada 6 Oktober 2015, keduanya secara resmi dipisahkan oleh keputusan Verstek (keputusan tanpa kehadiran terdakwa).

Itulah info tentang Biodata dan Biogarfi Nazar Sungkar. Atau yang sering didebut dengan King Nazar. Ikuti terus artikel menarik lainnya. Semoga ini dapat memberi manfaat bagi Anda dan terimakasih.