Runtuhnya Dan Peninggalan Kerajaan Kutai

Runtuhnya kerajaan kota Martadipura

Monarki Hindu pertama ini runtuh ketika dipimpin oleh Kaisar Dharma Setia yang terbunuh dalam pertempuran melawan Pangeran Aji Sinum Panji, yang adalah raja kerajaan Kartanegara, sebuah negara Islam yang baru dibentuk pada awal abad ke-13. Kutai kuno.

Dua kerajaan tetangga dari visi agama yang berbeda terus berbenturan dan berakhir dalam pertempuran berdarah. Dapatkan Kartanagara sebagai pemenang. Dengan berakhirnya perang, akhir Kerajaan Kutai Martadipura berakhir.

Meninggalkan kerajaan Kutai (Martadipura dan Kartanagara)
Kerajaan Kutai
Meskipun Kerajaan Kota Martadipura menderita kekalahan sampai akhirnya dibubarkan. Beberapa jenazahnya tetap selama berabad-abad sesudahnya. Bahkan tradisi Kutai Kartanagara, yang berasal dari Islam, masih terkait atau dididik dengan budaya Hindu.

Peninggalan Kerajaan Kutai :

Karena akulturasi, beberapa peninggalan sejarah juga berasal dari Kartanagara. Penggabungan kedua kerajaan akan dibahas dalam ayat yang sama. Untuk lebih tepatnya, berikut ini adalah peninggalan sejarah Kerajaan Kutai Martadipura dan Kartanagara:

1. Pendaftaran Yupa
Kita telah sering berbicara tentang keberadaan tujuh prasasti Yupa yang merupakan bukti terkuat dari awal kerajaan ini. Sebagian besar isinya membahas pertanyaan singkat tentang kerajaan dan prestasi Kaisar Mulawarman.

2. Kalung
Kalung ini ditemukan pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Sulaiman tepat di sekitar Danau Lipan, Muara Kaman. Bahkan saat ini, kalung Ciwa masih digunakan sebagai aksesori dan perhiasan asli

3. Sibling Sultan
Ketopong adalah mahkota emas yang didedikasikan untuk Sultan Kutai di masa lalu. Objek itu ditemukan di daerah Muara Kaman, Kutai Kartanagara. Mahkota seberat 1,98 kg disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Kerajaan Banten
4. Kura-kura emas
Objek ini ditemukan di daerah Long Lalang, dekat sungai Mahakam. Kura-kura emas ini digunakan sebagai hadiah oleh seorang pangeran kerajaan Tiongkok kepada putri Kutai.

5. Kalung
Kalung yang dihiasi liontin ini adalah kisah Ramayana. Diperkirakan bahwa peninggalan kerajaan Kutai dalam bentuk kalung ini berasal dari India (Unchele). Ini sangat langka karena hanya ada dua potong di dunia di India dan di Museum Mulawarman.

6. Jawaban Juwita
Sabuk Juwita ini mewakili 7 muara dan 3 anak sungai (DAS, Belayan dan Pahu) yang merupakan bagian dari Mahakam. Objek ini digunakan selama upacara Bapelas yang masih terkait dengan festival Erau hingga saat ini.

7. Bukit Natal
Nama belati tidak terkait dengan bukit tinggi. Tapi ini adalah warisannya karena itu adalah warisan permaisuri pertama Kerajaan Kartanagara.

8. Cannon Sultan Kutai
Ada banyak meriam yang ditinggalkan oleh Kerajaan Kutai. Inilah yang membuat pertahanannya begitu kuat dan keberadaannya begitu lama. Di antaranya adalah Meriam Keringat, teror terestrial, Aji Entong dan Sri Gunung.

9. Sultan Pedang Pedang
Satu-satunya nama adalah sultan, jadi jelas Kutai Kartanagara. Namun, model Martadipura masih ada. Ada gambar harimau dan buaya di pedang ini.

10. Kelambu kuning
Banyak instrumen yang merupakan sisa-sisa kuno Kutai seperti gong, patung, dll. Mereka disimpan di kelambu kuning

Dia tidak hanya meninggalkan kastilnya yang megah, tetapi dia juga memiliki banyak sisa seperti topeng, belati dan benda-benda suci lainnya. Penting untuk mengetahui bahwa tidak ada yang melupakan sejarah kita.

Akhirnya, jangan bosan mempelajari sejarah. Karena kita akan belajar banyak darinya. Lihat saja sekarang, setelah membaca kisah Kerajaan Kutai di atas, Anda menyadari bahwa ada begitu banyak hal menarik untuk dipelajari.

Sumber : rumus guru